Category Archives: Berita

BROSUR PRODI BSA 2015

BROSUR BSA DPN

BROSUR BSA BLKG

DAFTAR PEMBIMBING SKRIPSI BSA PERIODE FEBRUARI-MARET

Data Proposal Skripsi BSA 2015 

Diinformasikan kepada mahasiswa Prodi BSA bahwa daftar pembimbing skripsi periode Februari- Maret 2015 sudah bisa diakses. Untuk surat bimbingan, bisa diambil paling cepat besok Jumat, 6 Maret 2015 di sekretaris jurusan.

إنا لله وإنا إليه راجعون

raja saudi meninggal dunia

إنا لله وإنا إليه راجعون

تلقي قسم اللغة العربية وآدابها لكلية الآداب والعلوم الإنسانية جامعة شريف هداية الله الإسلامية الحكومية جاكرتا ببالغ الأسى والحزن وبقلوب خاضعة بقضاء الله وقدره ، خبر وفاة فقيد الأمة الإسلامية، أشاطركم أحزانكم برحيل الفقيد الغالي خادم الحرمين الشريفين الملك عبد الله بن عبد العزيز السعودي زعيم الوطن العربي والأمة الإسلامية،ونقدم إليكم بالتعزية القلبية الحارة.

وبمشاعر المواساة والتعاطف الأخوية المخلصة، نسأل الله تعالى أن يتغمد الفقيد العزيز بواسع رحمته ويسكنه فسيح جناته، وينعم عليه بعفوه ورضوانه. آمين

رئيسة القسم

Raker MAAI Indonesia 2014-2018

foto raker MAAI indonesia

Minggu, 18 Januari 2015/27 Rabiul Awal 1436

Problematika kaum perempuan di dunia Islam termasuk Indonesia senantiasa menjadi hal yang menarik untuk dikaji.Isu perkawinan usia dini dan persoalan Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang saat ini digodok oleh DPR, menjadi perhatian publik dan membutuhkan kaum cendekiawan perempuan untuk merumuskan hak dan statusnya sehingga tidak merugikan pihak-pihak terkait.

Guna merespon berbagai persoalan perempuan tersebut, Pengurus al-Majlis al-Alami lil –Alimat al-Islami (المجلس العالمي للعالمات الإسلامى – إندونيسيا) atau Majelis Ilmuwan Muslimah Internasional- Indonesia yang disingkat dengan (MAAI-Indonesia) periode 2014-2018 pada hari Minggu, 18 Januari 2015 menggelar Rapat Kerja Nasional di Masjid Istiqlal Jakarta untuk membahas berbagai program yang terkait dengan isu-isu nasional dan Internasional, serta bagaimana menyikapinya.

MAAI adalah organisasi cendekiawan perempuan yang didirikan oleh The International Muslim Women Union (IMWU) di Khartoum, Republik Sudan pada tanggal 20 November 1997. MAAI merupakan divisi ilmiah yang menanganirisetdanpublikasi. IMWU sendiriadalahlembaga non pemerintah yang memilikisifatkonsultatifdenganDewanEkonomiSosial PBB (ECOSOC).

Saat ditanya kapan MAAI cabang Indonesia didirikan, Prof. Dr. Nabilah Lubis sebagai salah seorang pendiri MAAI Internasional mengatakan bahwa MAAI cabang Indonesia berdiri pada bulan April tahun 2000 saat kongres IMWU ke-2 di Beirut. Di kongres IMWU ini, kepengurusan MAAI pusat dipimpin oleh Maroko.

Kongres pertama MAAI digelar di Indonesia tahun 2003 di Hotel Indonesia. Dalam kongres ini, Maroko meyatakan ketidaksanggupannya untuk memimpin MAAI karena dianggap sebagai organisasi yang menyaingi kaum laki-laki. Untuk itu, kepemimpinan MAAI internasional diserahkan ke Indonesia di bawah kepemimpinan Prof. Nabilah Lubis. Prof. Nabilah Lubis mempimpin MAAI Internasional daritahun 2003-2008, sekaligusmemimpin MAAI cabang Indonesia.

Padatahun 2008, MAAI internasional diserahkan kembali oleh Indonesia ke Maroko, namun tidak berkembang. Untuk itu pada tahun 2010, Prof. Nabilah Lubis kembali menjabat sebagai ketua MAAI internasional 2010-2012.Karenaalasankesehatan, Prof.NabilahLubispadatahun 2012 menyatakanmundursebagaiKetua MAAI Internasionaldan selanjutnya MAAI internasional vakum.

Meskipun MAAI Internasional vakum, MAAI Indonesia tetap berjalan. Dari tahun 2008-2014 kepemimpinan MAAI Indonesia diserahkan ke Dr. Irid Farida Agoes yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketuamendampingi Prof. Nabilah Lubis.Dalam menjalankan roda kepemimpinannya, Dr. Irid dibantu oleh Dr. Nursanita hingga akhir masa jabatannya di tahun 2014.

Pada tahun 2014 Prof. Dr. Amani Lubis Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus putri dari Prof. Nabilah Lubis 2014-2018 terpilih sebagai ketua umum MAAI Indonesia. Pada Rakernas MAAI Indonesia Minggu, 18Januari 2015/27 Rabiul awal 1436, Prof. Amani sebagai ketua terpilih menyatakan bahwa sebagai organisasi cendekiawan perempuan, MAAI harus mampu berkiprah di level nasional dan Internasional.

Menurut Dr. Cahya Buana, sebagai ketua jurusan Bahasa dan Sastra Arab, sekaligus pengurus MAAI Indonesia, sebagai organisasi cendekiawan perempuan tingkat Internasional, MAAI harus mampu merespon berbagai persoalan umat Islam di Indonesia dan dunia. Selain itu, tentu saja MAAI adalah organisasi strategis untuk kaum cendekiawan perempuan berkiprah di dunia internasional.

MAAI Indonesia sebagai divisi ilmiah di bidang riset dan publikasi saat ini menghimpun ilmuwan muslimah dalam 6 bidang kajian, yaitu bidang agama, pendidikan, Ilmu pengetahuan danTeknologi, social budaya, dan komunikasi.